Book Detail

Bahkan Baratpun Butuh Islam
Penulis : Dr. Abdullah Azzam

Quick Overview

Gencarnya serangan Barat terhadap Islam, justru menjadi titik awal dari masa depan Islam. Pemeluk Islam semakin bertambah dan menunjukkan eksistensinya. Di Belanda, lembaga penelitian milik Pemerintah memublikasikan bahwa diprediksi persentase jumlah umat Islam meningkat dari 6 persen menjadi 8 persen hingga tahun 2020 nanti. Demikian pula Washington umat Islam pun semakin bertambah kuantitasnya.

Betapa banyak musibah, justru mendatangkan anugerah.

Sebaliknya, hal ini menjadi awal mula dari runtuhnya peradaban Barat yang pincang. Barat hanya memanen keresahan, kegelisahan, kegusaran dan kekhawatiran yang semakin menghantui mereka. Sedang Islam justru semakin tampak dan masuk ke relung-relung hati manusia di dunia ini. Sekaligus membuktikan bahwa Barat pun sebenarnya membutuhkan Islam sebagai solusi dari segala permasalahan. Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayanya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. (At-Taubah [9]: 32)

Buku ini merupakan kompilasi apik dari tiga buku karya ulama besar. Masa Depan Milik Umat Islam tulisan Syaikh Sayyid Sabiq yang mengemukakan fakta runtuhnya peradaban Barat dan masa depan menjadi milik umat Islam. Disambung dengan Islam dan Masa Depan yang Selaras Dengan Fitrah Manusia karya Dr. Abdullah Azzam. Ditutup karya Syaikh Sulaiman bin Nashir Al-Ulwan, Ketahuilah Sesungguhnya Pertolongan Allah Itu Dekat.

Sesungguhnya umat manusia telah berjalan dalam berbagai percobaan yang bermacam-macam jenisnya, baik yang terjadi di Timur ataupun di Barat adalah sama. Akan tetapi kami merasa yakin akan berakhirnya percobaan ini. Kami yakin bahwa peradaban ini berada di titik akhirnya. KARENA MASA DEPAN ADALAH MILIK ISLAM.

Quantity

Shop by

Informasi
  • Cek Pengiriman
  • Tata Cara Belanja
  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Daftar Buku Murah
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Transfer Bank